Information System Analysis

Information System Analysis adalah proses pengembangan suatu proyek yang difokuskan pada masalah bisnis dan independensi teknologi, yang dapat diimplementasikan untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Titik berat System Analysis adalah pada masalah bisnis, bukan pada masalah teknis atau implementasi. System Analysis dikendalikan oleh proses bisnis yang dilakukan oleh pemilik dan pengguna system. Proses bisnis ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu DATA, PROCESS, dan INTERFACE pada diagram blok. Dalam hal ini System Analysts berperan sebagai fasilitator dari System Analysis.

Dokumentasi yang dihasilkan oleh bagian System Analysis disimpan dalam sebuah repository. Repository adalah tempat atau lokasi dimana system analysts, system designer, dan system builder menyimpan dokumentasinya yang memiliki hubungan dengan system atau proyek lain. Repository dapat dibuat khusus hanya untuk satu proyek atau dibuat untuk menyimpan dokumentasi seluruh proyek atau system. Repository umumnya merupakan hasil implementasi kombinasi seperti di bawah ini :

- Satu atau lebih CASE tool Dictionaries atau Ensiklopedia

- Dokumentasi tertulis

- Jaringan kerja komputer yang berisi laporan, korespondensi dan data proyek

- Intranet website interface (biasanya digunakan sebagai sarana komunikasi)

Pada intinya System Analysis merupakan proses pemecahan masalah. System Analysis dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan. Pendekatan yang paling sering digunakan adalah structured analysis, information engineering, discovery prototyping dan object-oriented analysis. Dalam aplikasinya, pendekatan-pendekatan ini digunakan bersamaan agar dapat saling melenkapi.

Structured analysis, information engineering dan object-oriented analysis merupakan contoh pendekatan model (model-driven approaches). Model-driven analysis menitikberatkan pada penggunaan gambar dalam mereprentasikan model system untuk mendokumentasikan dan menvalidasi keadaan system yang sekarang berlaku dan usulan system yang diajukan. Pada akhirnya, model system ini akan menjadi denah untuk proses perancangan perbaikan system.

Model adalah representasi dari kenyataan dan visi. Sebagian besar model menggunakan gambar untuk merepresentasikan masalah nyata atau visi. Karena satu buah gambar dapat berarti ratusan kata.

Beberapa model yang sudah umum digunakan antara lain flowcharts, structure chart, dan organization chart.

Sekarang ini, pendekatan model selalu digunakan dalam merepresentasikan berbagai masalah. Beberapa analis menggambar model dari suatu system cukup menggunakan software grafik umum seperti Visio Professional atau Corel Flow. Sedangkan analis atau organisasi lain menggunakan software khusus seperti System Arcbitect, Visio Enterprise, Visible Analyst dan Rational ROSE. Software khusus tersebut menawarkan kelebihan dalam hal konsistensi dan kelengkapan analisis.

Leave a Reply